Blogger Widgets

Selasa, 11 Maret 2014

Roronoa Zoro

Roronoa Zoro (ロロノア・ ゾロ Roronoa Zoro?) adalah seorang karakter fiksi dalam serial anime dan manga One Piece karya Eiichiro Oda. Ia adalah seorang bajak laut, mantan pemburu perompak, dan salah satu tokoh protagonis utama. Ia merupakan anggota Kelompok Bajak Laut Topi Jerami yang pertama kali bergabung dan hingga saat ini ia dinilai sebagai ancaman terbesar dan anggota paling berbahaya dari kelompoknya setelah sang kapten, Luffy. Popularitasnya yang tinggi sebagai seorang ahli pedang dengan kemampuan yang sangat hebat, bersamaan dengan sikap kekanakan dari kaptennya, terkadang membuat banyak orang menyangka bahwa ialah kapten yang sebenarnya atau setidaknya, wakil kapten dalam kelompoknya. Ia merupakan salah satu dari 3 petarung terkuat dalam kelompoknya dengan impian untuk menjadi ahli pedang terhebat di dunia. Zoro diberi gelar sebagai salah satu dari "Sebelas Supernova", yaitu sebelas bajak laut pemula dengan nilai tebusan lebih dari 100.000.000 Berry yang telah mencapai Red Line, dimana miliknya sendiri bernilai sebesar 120.000.000 Berry.

Cita-cita Zoro adalah menjadi pendekar pedang terkuat di dunia yang menjadi cita-cita Kuina juga, sahabat semasa kecilnya yang sudah meninggal. Selain itu dia juga bercita-cita untuk bisa mengalahkan Mihawk salah satu dari anggota sichibukai dan juga sebagai ahli pedang paling tangguh dalam serial ini.

Zoro kecil adalah seorang murid dari perguruan kendo milik ayah Kuina, Koushiro. Zoro ketika masih kecil menggunakan dua pedang, dan sangat terlatih dia bahkan bisa mengalahkan orang dewasa. Satu-satunya orang yang tidak bisa dikalahkan Zoro adalah Kuina, anak gadis sang guru. Zoro dikalahkan Kuina sampai 2000 kali, sampai pada akhirnya Zoro menantang Kuina untuk bertanding dengan pedang sungguhan. Zoro kemudian kalah lagi dan menangis. Setelah itu Kuina memberitahu Zoro kalau pada akhirnya wanita-lah yang akan lemah pada saat mereka menjadi dewasa, kelak dia akan dikalahkan Zoro. Kemudian Zoro kembali berkata pada Kuina kalau dia tidak boleh bicara seperti itu dan berjanji agar terus bertanding sampai siapa di antara mereka berdua yang menjadi pendekar pedang terkuat.

Esok paginya, Kuina meninggal karena jatuh dari tangga rumahnya. Zoro marah dan menganggap kalau Kuina ingin ingkari perjanjian tersebut. Pada akhirnya Zoro menangis sambil meminta pedang milik Kuina dan berjanji untuk meneruskan cita-citanya. Pedang milik Kuina adalah yang ada di mulutnya, Wadou Ichimonji, termasuk 21 pedang tertajam di dunia.

Kisah ini muncul pada cerita bagian Morgan pada manga-nya dan muncul secara terpotong pada cerita bagian Kuro pada anime-nya.

Ketika beranjak dewasa, Zoro mulai meninggalkan tempat tinggalnya dan mencari orang yang dikabarkan sebagai pendekar pedang terhebat di dunia, Juraquille Mihawk salah seorang anggota Shichibukai dan seorang anak muda yang memiliki pedang Api dan Es yang bernama "Kyu". Kyu adalah seorang anak muda yang memimpin salah satu Organisasi Jepang yaitu Harajuku (dalam cerita ini Harajuku adalah organisasi Style Pedang) Pemuda ini mempunyai dua pedang yang luar biasa, pedang itulah yang memotong pohon setan api (suna-suna) dan pohon setang Es (hie-hie). Hingga kedua pedangnya itu menjadi Api dan Es. Kekuatan kedua pedang ini anehnya lagi bisa menyatuh ke tubuh penggunanya tapi dengan tidak bersamaan dengan kata lain bila penggunanya mengeluarkan pedang api, maka penggunanya akan menjadi api juga. Tapi dalam cerita One Piece Kyu belum pernah terlihat karena Kyu bukanlah seorang Pemerintah ataupun Bajak Laut.

 Zoro adalah pendekar pedang yang berbakat, dapat menggunakan satu, dua, atau tiga pedang dengan cekatan. Karena dia tidak punya "tangan ketiga", Zoro menggunakan mulut untuk membawa pedang ketiganya. Membuatnya menciptakan seni berpedangnya sendiri, santoryuu (seni tiga pedang). Zoro punya kekuatan dan kecepatan yang luar biasa, terlihat seperti di cerita dia dapat membelah gerbong kereta api, mengangkat bongkahan batu besar dan meletakkan di kedua tangannya atau mengangkat tubuh Dalton. Zoro juga punya stamina yang sangat abnormal, dalam setiap pertempuran, Zoro kehilangan terlalu banyak darah dan masih sanggup bertempur dalam waktu yang lama. Mungkin ini disebabkan oleh kutukan pedang Zoro Sandai Kitetsu

Sumber : Wikipedia

0 komentar: